23 Agustus 2010

Humor : Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa

Berikut hal-hal yang dapat membatalkan puasa anda :

1. MENYENTUH
Menyentuh-nyentuh gelas berisi air dan kemudian kita bawa ke kolong tempat tidur kemudian meminumnya.

2. TIDUR SIANG
Saat tidur siang kita seolah olah bermimpi minum es buah padahal kita benar benar sedang minum es buah sembari tidur.

3. MELOMPAT-LOMPAT
Sedangkan jika kita melompat-lompat tetapi sambil menyaksikan film porno tentu saja akan membuat puasa kita batal

4. MELUDAH.
Meludah juga dapat membatalkan puasa kita jika kita dengan tidak sengaja meludahi seorang gadis yang sedang mandi dikali dan tepat mengenai payudaranya dan anda memaksa untuk membersihkan ludah anda tersebut

5. BERLARI SEKUAT TENAGA.
Hal ini juga membatalkan puasa jika sebelum bedug magrib dengan sekuat tenaga anda lari ke warung es cendol dan minta semangkok kemudian meminumnya.

6. BERTERIAK-TERIAK WAKTU SIANG HARI.
Berteriak-teriak waktu siang hari juga membatalkan puasa , jika anda lakukan sambil makan soto pak Tomo.
Apalagi teriak teriak sambil berhubungan intim.

7. MEMPERBAIKI KOMPUTER YANG RUSAK.
Memperbaiki komputer yang rusak di rumah seorang gadis dan gadis tersebut memberi anda sebotol wisky dan kemudian anda meminumnya sampai teler maka puasa anda juga menjadi batal.

8. MEMBACA BUKU PELAJARAN.
Membaca buku pelajaran tetapi di dalam buku pelajaran tersebut terdapat buku stensil
"enny arrow" adalah dapat membatalkan puasa. Sedangkan jika di dalam buku pelajaran tersebut tidak terdapat buku stensil "enny arrow", tetapi kita lalu meminjam buku stensil "enny arrow" dan membacanya hingga mimpi basah, maka puasa kita juga menjadi batal.

9. DUDUK.
Duduk sambil makan nasi Pecel + peyek teri + sembukan + bongko + empal adalah dapat membatalkan puasa.
sedangkan duduk sambil menggoda ibu penjual nasi , lalu berselingkuh dengan ibu tersebut, juga membatalkan puasa.

10. MEMBACA TULISAN INI
Membaca tulisan ini sehingga anda
memikirkan hal yang tidak-tidak dan anda kemudian melakukanya dengan sadar juga membuat kita batal dalam berpuasa.

Hehehe


Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1431 H.

http://isaucoklut.blogspot.com/2010/08/humor-hal-hal-yang-membatalkan-puasa.html

22 Agustus 2010

Bertaubat Sebelum Terlambat

Sejak dini, aku hidup sebagai pemabuk, tersesat dan ahli maksiat. Menzdalimi manusia, merampas harta orang lain, makan riba dan bahkan menggebuki orang adalah pekerjaan harianku. Tak ada hari dalam hidupku tanpa berbuat zalim terhadap manusia.
Nyaris semua bentuk maksiat pernah aku lakukan. Bahkan terkadang orang-orang yang tinggal di sekitarku ngeri mendengar namaku.

Aku ingin menikah Pada suatu hari, aku sangat ingin menikah karena merindukan punya anak yang akan menghibur kehidupanku yang amat keras itu.
Lalu, aku menikahi seorang gadis di kotaku (Baghdad, Iraq) dan setelah hampir setahun istriku pun melahirkan seorang bayi perempuan yang amat mungil lagi cantik. Bayi itu kuberi nama "Fatimah".

Entah bagaimana, aku amat mencintai Fatimah, bahkan melebihi orang lain disekitarku. Semakin Fatimah tumbuh dengan sehat, imanku semakin tumbuh pula dalam hatiku dan maksiat semakin berkurang dalam kehidupanku.

Suatu hari, saat aku memegang gelas yang isinya khamar (minuman yang memabukkan), Fatimah melihatnya. Ia mencoba mendekatiku dan menghalangi aku meminum khamar tersebut. Aku tidak tahu kenapa Fatimah bisa melakukan hal itu. Pasti, Allah lah yang membuat Fatimah bisa berbuat seperti itu.
Fatimah semakin besar, Imanku pun semakin bertambah dalam hatiku, Setiap aku mendekatkan diri pada Allah satu langkah, maka seperti itu pula aku menjauh dari maksiat. Kondisi seperti itu terus berlanjut sampai Fatimah berusia tiga tahun. Saat memasuki usia tiga tahun, tanpa sebab sakit sedikitpun, Fatimah meninggal dunia.



Kembali Menjadi Ahli Maksiat

Sungguh tak masuk akal, peristiwa kematian Fatimah membuatku putus asa dan aku berbalik menjadi preman, lebih sadis dan kejam dari sebelum aku menikah. Aku kehilangan kesabaran yang seharusnya dimiliki oleh orang beriman saat menghadapi ujian. Aku gagal total dalam menghadapi ujian itu.
Kali ini, hidupku kembali sebagai ahli maksiat dan kezaliman. Bahkan lebih dahsyat dari sewaktu aku masih muda.
Akhirnya, setan benar-benar berhasil mempermainkan kehidupanku.
Sampai pada suatu saat, setan berkata padaku : "Hari ini, hari yang paling bahagia bagi kamu, Kamu silahkan mabuk semabuk-mabuknya yang belum pernah terjadi sepanjang hidupmu."




Mimpi Hari Kiamat

Akupun bertekad untuk mabuk dan minum khamar sebanyak-banyaknya. Sepanjang malam itu kerjaku hanya minum dan minum khamar... Saat aku teler dan kemudian ketiduran, tiba-tiba aku bermimpi. Dalam mimpiku, aku sedang menghadapi sebuah peristiwa besar, yakni kiamat.
Matahari tidak lagi memberikan cahayanya ke bumi.
Laut berubah menjadi api raksasa.
Di bumi terjadi gempa yang amat dahsyat.
Semua manusia berkumpul di padang mahsyar.
Manusia sangat banyak dan hilir mudik bergelombang-gelombang. Aku adalah salah satu di antara mereka.

Tiba-tiba, aku mendengar suara orang yang memanggil Fulan bin Fulan.. "Ayo segera menghadap yang Maha Kuasa".

Saat itu aku melihat ada orang yang hitam pekat wajahnya karena sangat ketakutan. Tak lama kemudian, aku mendengar suara memanggil namaku sambil berkata : "Ayo, segera kamu menghadap kepada yang Maha Perkasa". Tiba-tiba saja semua manusia sangat banyak itu menghilang dari sekelilingku.
Tinggal aku sendiri di tengah padang mahsyar yang amat luas itu.

Saat aku melihat ke suatu arah, tiba-tiba aku melihat ULAR yang sangat besar dan garang sedang menuju ke arah tempat aku berdiri sambil membuka mulutnya lebar-lebar, Aku lari dan berlari menjauh dari kejaran ular tersebut karena sangat takut, sampailah aku meihat seorang KAKEK yang sudah sangat lemah, Lalu aku berkata : "Bapak! Tolonglah aku dan selamatkan aku dari ular itu!" Sang kakek berkata : "Wahai anakku, aku sendiri sangat lemah dan tidak berdaya sama sekali, cobalah anda lari ke suatu tempat di sana semoga ada yang bisa membantumu". Akupun berlari ke arah yang ditunjukkan kakek tersebut dan ular tersebut di belakangku, sedang di hadapanku ada nyala api yang sangat panas.

Saat itu aku berkata dalam diriku, kamu lari dari kejaran ular atau masuk kedalam api besar itu?, Namun aku tetap berlari sedang ular itu semakin menghampiriku. Aku coba balik lagi ke arah tempat seorang kakek yang menyarankan aku ke suatu tempat itu.

Setelah melihatnya, aku berteriak memanggilnya kembali sambil berkata kepadanya: "Demi Allah, tolonglah selamatkan aku! Engkau berkewajiban menyelamatkanku".
Kakek itu pun menangis karena sedih melihat kondisiku sambil berkata : "Aku ini sudah sangat lemah, tidak mampu berbuat apa-apa, seperti yang kamu lihat sendiri.
Cobalah lari ke arah bukit sana, semoga kamu selamat."

Akupun berlari sekencang-kencangnya ke arah bukit yang di isyaratkan kakek tersebut. Sedangkan ular besar itu semakin mendekatiku.

Setelah mendekati bukit tersebut, aku mendengar riuh suara anak-anak sedang berteriak memanggil anakku Fatimah sambil berkata : "Fatimah! Selamatkan ayahmu! Selamatkan segera ayahmu!"

Tiba-tiba saja Fatimah muncul di hadapanku.
Seketika itu pula ketakutanku hilang dan rasa bahagia masuk ke dalam dadaku karena bertemu anakku yang meninggal saat berusia tiga tahun. Aku sangat bahagia karena bertemu anakku dan menyelamatkanku dari kondisi sulit seperti itu.

Lalu Fatimah memelukku dengan tangan kanannya sambil mengusir ular besar itu dengan tangan kirinya.
Aku seperti mayat (orang yang sudah mati) tak berdaya karena ketakutan.

Setelah ular itu pergi, Fatimah tiba-tiba duduk di atas pangkuanku persis seperti saat dia masih hidup dulu. Lalu Fatimah berkata : "Wahai ayahanda tercinta!
Sudah saatnya orang-orang beriman itu hati mereka khusyuk mengingat Allah. (QS. Al-Hadid / 57 : 16)".

Setelah mendengarkan ucapan Fatimah, aku bertanya padanya : "Wahai anakku, apakah gerangan ULAR BESAR itu?"
Lalu Fatimah menjawabnya : "Itulah AMAL KEJAHATANMU. Dengan kejahatan dan kezaliman, berarti ayahanda sendiri yang membesarkannya dan nyaris ia memakan ayah, Tidakkah engkau tahu wahai ayahnda bahwa semua amal yang dilakukan di dunia akan muncul dalam bentuk makhluk tertentu pada hari kiamat nanti? LAKI-LAKI yang LEMAH itu, menggambarkan AMAL SHOLEH ayah yang tak seberapa, Engkau sendiri yang melemahkan dan mengerdilkannya sehingga ia menangis melihat kondisimu dan tak mampu berbuat apa-apa padamu."

Kemudian anakku meneruskan ucapannya : "Kalaulah bukan engkau sebagai orang tuaku dan kalaulah bukan aku meninggal saat masih suci (anak-anak), tidak ada lagi yang bermanfaat bagimu."




Tobat Dan Kembali Ke Pangkuan Allah

Tiba-tiba aku terbangun sambil berteriak. "Saatnya ya Allah... Sekarang saatnya aku tobat yaa Robb... Benar, kapan saatnya bagi orang beriman untuk khusyuk hatinya mengingat Allah? Aku berjanji ya Allah...Sekarang juga saatnya..."

Setelah fikiranku agak tenang aku mandi. Saat itu persis waktu subuh.
Setelah mandi, aku keluar rumah menuju masjid dekat rumahku dengan semangat bertobat dan kembali kepada pangkuan Allah.

Saat aku masuk ke masjid, aku mendengar imam sedang membaca ayat persis seperti yang dibaca anakku dalam mimpi :

"Tidakkah sudah tiba saatnya bagi orang-orang beriman untuk khusyuk hati mereka mengingat Allah dan terhadap apa yang turun dari kebenaran (Al-Qur'an). Dan janganlah mereka seperti orang-orang ahlul kitab (Yahudi dan Nasrani) sebelumnya, maka lama masanya (mereka durhaka pada Allah), lalu hati mereka jadi keras dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik. (QS.Al-Hadid/57 :16)

Itulah cerita Malik Bin Dinar sebagaimana yang Beliau ceritakan sendiri.
Seorang ulama besar zaman tabi'in (generasi setelah sahabat) yang sebelumnya adalah preman besar. Beliau terkenal dengan kebiasaannya menangis sepanjang malam sambil berdoa :
Ilahi... Engkau saja yang tahu siapa yang akan menjadi penghuni syurga dan siapa pula yang akan menjadi penghuni neraka. Yang manakah aku yaa Robb?
Yaa Allah! Jadikanlah aku penduduk syurga dan jangan jadikan aku penghuni nerakamu!

Itulah Malik Bin Dinar.
Setelah taubat, beliau belajar Islam dengan sungguh-sungguh sampai menjadi ulama besar di zamannya.
Beliau terkenal setiap hari berdiri di pintu masjid sambil berseru : "Wahai hamba yang melakukan maksiat dan dosa, kembalilah kepada Tuhannmu!
Wahai hamba yang masih lalai, kembalilah kepada Tuhanmu!
Wahai hamba yang lari dari Robb (Tuhan Penciptanya), kembalilah kepada-Nya!
Tuhanmu memanggilmu malam dan siang sambil berkata padamu :
Siapa yang datang dan mendekatkan diri kepada-Ku satu jengkal, maka aku
akan mendekat padanya satu hasta.
Siapa yang mendekatkan diri pada-Ku satu hasta, maka aku akan mendekat kepadanya satu depa.
Siapa yang datang padaku sambil berjalan, maka Aku akan datang
padanya sambil berlari.



Sahabat, betatapun kita telah lari menjauh dari Allah, ketahuilah bahwa Allah senantiasa sangat rindu menanti kita kembali ke PangkuanNYA.

09 Agustus 2010

Jadwal Imsakiyah Ramadhan

Berikut Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1431 H
Untuk wilayah TANAH GROGOT dan sekitarnya
(dlm wita)
Yang di susun dengan sangat sederhana




Tgl 1 Ramadhan
IMSAK 04:52
SUBUH 05:02
DZUHUR 12:23
ASHAR 15:44
MAGHRIB 18:25
ISYA 19:35

2
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:22
ASHAR 15:43
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:35

3
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:22
ASHAR 15:43
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:35

4
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:22
ASHAR 15:43
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:34

5
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:22
ASHAR 15:42
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:34

6
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:22
ASHAR 15:42
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:34

7
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:21
ASHAR 15:41
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:34

8
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:21
ASHAR 15:41
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:33

9
IMSAK 04:51
SUBUH 05:01
DZUHUR 12:21
ASHAR 15:40
MAGHRIB 18:24
ISYA 19:33

10
IMSAK 04:50
SUBUH 05:00
DZUHUR 12:21
ASHAR 15:40
MAGHRIB 18:23
ISYA 19:33

11
IMSAK 04:50
SUBUH 05:00
DZUHUR 12:21
ASHAR 15:39
MAGHRIB 18:23
ISYA 19:33

12
IMSAK 04:50
SUBUH 05:00
DZUHUR 12:20
ASHAR 15:39
MAGHRIB 18:23
ISYA 19:32

13
IMSAK 04:50
SUBUH 05:00
DZUHUR 12:20
ASHAR 15:38
MAGHRIB 18:23
ISYA 19:32

14
IMSAK 04:50
SUBUH 05:00
DZUHUR 12:20
ASHAR 15:38
MAGHRIB 18:22
ISYA 19:32

15
IMSAK 04:49
SUBUH 04:59
DZUHUR 12:19
ASHAR 15:37
MAGHRIB 18:22
ISYA 19:31

16
IMSAK 04:49
SUBUH 04:59
DZUHUR 12:19
ASHAR 15:37
MAGHRIB 18:22
ISYA 19:31

17
IMSAK 04:49
SUBUH 04:59
DZUHUR 12:19
ASHAR 15:36
MAGHRIB 18:22
ISYA 19:31

18
IMSAK 04:49
SUBUH 04:59
DZUHUR 12:19
ASHAR 15:35
MAGHRIB 18:21
ISYA 19:30

19
IMSAK 04:48
SUBUH 04:58
DZUHUR 12:18
ASHAR 15:35
MAGHRIB 18:21
ISYA 19:30

20
IMSAK 04:48
SUBUH 04:58
DZUHUR 12:18
ASHAR 15:34
MAGHRIB 18:21
ISYA 19:30

21
IMSAK 04:48
SUBUH 04:58
DZUHUR 12:18
ASHAR 15:33
MAGHRIB 18:21
ISYA 19:29

22
IMSAK 04:47
SUBUH 04:57
DZUHUR 12:17
ASHAR 15:33
MAGHRIB 18:20
ISYA 19:29

23
IMSAK 04:47
SUBUH 04:57
DZUHUR 12:17
ASHAR 15:32
MAGHRIB 18:20
ISYA 19:29

24
IMSAK 04:47
SUBUH 04:57
DZUHUR 12:17
ASHAR 15:31
MAGHRIB 18:20
ISYA 19:28

25
IMSAK 04:47
SUBUH 04:57
DZUHUR 12:16
ASHAR 15:30
MAGHRIB 18:20
ISYA 19:28

26
IMSAK 04:46
SUBUH 04:56
DZUHUR 12:16
ASHAR 15:30
MAGHRIB 18:19
ISYA 19:28

27
IMSAK 04:46
SUBUH 04:56
DZUHUR 12:16
ASHAR 15:29
MAGHRIB 18:19
ISYA 19:27

28
IMSAK 04:46
SUBUH 04:56
DZUHUR 12:15
ASHAR 15:28
MAGHRIB 18:19
ISYA 19:27

29
IMSAK 04:45
SUBUH 04:55
DZUHUR 12:15
ASHAR 15:27
MAGHRIB 18:18
ISYA 19:27

30
IMSAK 04:45
SUBUH 04:55
DZUHUR 12:15
ASHAR 15:27
MAGHRIB 18:18
ISYA 19:26






Sumber : Kemenag Kab. Paser


(Sebaiknya untuk
menentukan awal
Ramadhan dan Idul Fitri
menunggu pengumuman
dari pemerintah)



http://isaucoklut.blogspot.com/2010/08/jadwal-imsakiyah-ramadhan.html

07 Agustus 2010

KECEWA!!! Tapi Tetap Setia

Delapan tahun sudah aku menjadi pelanggan setia telkomsel , selama delapan tahun itu pula aku setia dengan kartu perdana 'SIMpati Nusantara' ku.
Yang ku dapatkan dengan susah payah waktu itu.

Sedikit bercerita ke masa lalu,
Waktu itu awal tahun 2002 aku sudah sangat ngebet untuk mempunyai sebuah ponsel yang mana masih merupakan barang mewah di masa itu.
Ku beli sebuah ponsel Nokia 3350 (merupakan ponsel keren pada masa itu, maklum masih jaman HP mono) dengan harga Rp.1350000 .
Tapi setelah beli HandPhone malah bingung karena belum mempunyai kartu perdana, sebab di counter tempat membeli hp tersebut kartu perdana juga sedang kosong alias kehabisan stok, demikian pula di counter lainnya, kalaupun ada 1 atau 2 buah, harganya mencapai Rp.700ribu hingga 750ribu/ 1 kartu perdana Simpati (waktu itu di tanah grogot memang cuma masih Telkomsel satu-satunya jaringan untuk akses ponsel dengan pilihan Kartu HALO untuk pascabayar dan SIMpati untuk prabayar).

Dengan harga yang begitu tinggi, untuk beberapa waktu ku urungkan niatku untuk membeli perdana SIMpati walaupun ponselnya sudah ku miliki.
Hingga aku mendapatkan bocoran bahwa tanggal dan bulan sekian (tanggal dan bulannya udah lupa) akan datang kartu perdana simpati di kopegtel (koperasi pegawai telkom) Jl.Jend Sudirman (ex bangunan kopegtelnya sendiri sekarang sudah berganti dengan bangunan megah SPBU di jalur dua tanah grogot.)

Jadilah pada waktu itu ku beli satu buah kartu perdana SIMpati di kopegtel dengan harga Rp.400ribu dan mendapatkan voucher perdana 150ribu dengan menyerahkan copy KTP dan menanda tangani 'sejenis perjanjian untuk menggunakan kartu simpati sebagaimana mestinya dan tidak melanggar hukum'.

Tarif menelpon pada waktu itu adalah 4000/menit sesama telkomsel dan tarif SMS 350/sms, biaya roaming (menerima telp saat berada di luar daerah kartu terdaftar) 4000/menit. voucher isi ulang minimal Rp.100ribu (disini kekecewaan pertamaku, tidak perlu ku beberkan secara detail karena kejadiannya sudah lama dan sudah ku lupakan dan mungkin juga ada unsur kecerobohanku)



KENAL INTERNET
――――――――
Seiring berkembangnya tekhnologi, tahun 2004 aku pun sudah mulai menggunakan ponsel berkamera VGA dan ada layanan internetnya, jadi lah mulai saat itu hingga kini bagiku 'tiada hari tanpa akses internet' walau cuma lewat HP.
Dari biaya Rp.12/kb hingga turun Rp.5/kb semuanya sudah pernah ku nikmati, hingga kini ku rasakan sangat murah internetan menggunakan ponsel dengan paket Operamini Rp.30000/30 hari.
Namun ternyata disini lah kekecewaanku kembali tumbuh.

Sebelumnya aku selalu membeli paket 'FLASH ON 50000' dan mendapatkan gratis internet 128000 KB Aktif untuk 30 hari.
Tapi rata-rata 128000 KB tersebut selalu habis dalam waktu 20 hari, dan tentu saja memerlukan biaya tambahan untuk tetap bisa akses internet setiap hari.

Aku terus berpikir bagaimana caranya internetan bisa lebih irit agar tidak menguras isi kantong lebih dalam, dan akhirnya ku temukan jawaban.
Dengan paket Operamini 30000/30hari bisa ku pake sepuasnya, pada awalnya segalanya bisa berjalan lancar, namun pada awal Juni 2010 masalah dan kekecewaan muncul karena paket operamini yang ku beli tgl 10 juni 2010 (di data telkomsel tercatat 9 juni) tenyata hanya bisa ku pakai pada tanggal 10 juni. Memasuki tgl 11 juni saat ku akses internet ternyata pulsa reguler malah terpotong sekitar 19700. Begitupun beberapa hari berikutnya tetap pulsa reguler yang terpotong, padahal paket operamini yang ku miliki masih aktif hingga tgl 10 juli 2010 , selanjutnya hal ini ku tanyakan ke operator careline telkomsel dengan Call 116.
Tapi jawaban yang ku dapatkan sangat tidak memuaskan dan bahkan sempat berdebat panjang lebar, lalu di suruh menunggu 3X24 jam, namun tidak pernah ada realisasinya.
Karena paket tersebut sepertinya tidak berfungsi lagi akhirnya ku OFF, dan kemudian pada tgl 27 juni kembali membeli paket operamini Rp.30000/30hari. Semuanya bisa berjalan lancar, hingga pada tgl 27 Juli paket tersebut di perpanjang secara otomatis hingga aktif sampai 25 Agustus mendatang.

Namun hari ini tgl 7 Agustus 2010 aku kembali kecewa karena ternyata pulsa reguler ku kembali terpotong.
Setelah ku cek ke *887# ternyata biaya akses GPRS terakhir sebanyak 6403 kb adalah Rp.32015.
Padahal paket operamini ku masih aktif hingga tgl 25 Agustus, setelah hal ini ku tanyakan lagi ke Call 116 aku kembali hanya di suruh menunggu 3X24 jam. (Menunggu?!?!
Cape deeh!).

Walaupun kecewa dengan telkomsel, tapi aku belum punya minat untuk pindah ke operator lain, hanya berharap telkomsel di ultahnya yang ke-15 tahun ini bisa untuk lebih baik lagi dan tidak lagi mengecewakan pelanggan tentunya.



http://isaucoklut.blogspot.com/2010/08/kecewa-tapi-tetap-setia.html